Selasa, 22 Desember 2015

PROSEDUR MENCUCI KENDARAAN







Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mencuci kendaraan :

1. Gunakan sampo khusus yang dirancang untuk mencuci kendaraan. Sampo ini bukan hanya bersifat melarutkan kotoran, melainkan juga mengandung silikon yang dapat berfungsi melindungi cat dari kotoran, air, lemak, oli, minyak dan lain-lain.  Oleh karena itu tanpa dipoles dengan bahan lain pun bodynya sudah kinclong, jika menggunakan sampo yang mengandung silikon. Meskipun kepepet tidak punya sampo motor atau mobil, sebaiknya jangan menggunakan sabun colek ataupun sabun bubuk. Sabun jenis ini mengandung banyak pemutih, sehingga bisa merusak warna cat.

PERAWATAN BODY KENDARAAN (Bagian 1)








Penampilan kendaraan bukan hanya dilihat dari modelnya yang muktakhir, tetapi juga dari kebersihan dan kemulusan bodynya. Sekarang sebenarnya untuk merawat kendaraan tidak susah. Di mana-mana banyak jasa cuci steam. Dengan hanya membayar dua puluh lima ribu rupiah untuk mobil dan lima belas ribu rupiah untuk motor, kendaraan kita sudah bersih dan kinclong karena telah dicuci dengan sampo silicon dan ban-bannya disemir lagi.

Senin, 21 Desember 2015

COMPLAIN DALAM MENCUCI MOTOR










Ada  beberapa hal yang sering dicomplain oleh konsumen. Di antaranya yaitu :

1. Semprotan air dari mesin steam terlalu  kuat.

Mereka khawatir dengan cat atau krom-kromannya rusak, khususnya bila motor mereka modivan. Memang semprotan air yang  terlalu kuat bukan hanya dapat merontokkan lumpur dan pasir, tetapi juga cat dan chrom modivan ikut rontok juga. Untuk menghindari itu ketika kita menyemprot motor modivan atau body mobil semprotannya kita atur melebar agar tekanan daya semprotnya berkurang.

CARA MENCUCI KENDARAAN DI MUSIM HUJAN



Bila musim hujan hujan tiba usaha steam panen. Hampir semua tempat steam penuh dan antre. Masalahnya kalau musim hujan umumnya motor atau mobil yang datang seperti habis dari kubangan lumpur. Memang di musim hujan air melimpah, tetapi untuk mencuci kotoran lumpur yang menempel menghabiskan banyak air. Air yang dipakai bisa tiga kali lebih banyak di banding pada musim kemarau. Sudah begitu noda-noda putih bekas lumpur yang sudah kering amat sangat susah dihilangkan, khususnya lumpur tanah merah dan juga lumpur yang bercampur olie. Tangan rasanya sudah medok, dingin, keriput dan pedih, tetapi noda-noda itu tetap bandel, meskipun sudah digosok dan disikat.

Minggu, 20 Desember 2015

PENGANTAR BLOG

Khususnya bagi kita yang sudah berkeluarga, adalah tanggung jawab kita untuk menafkahi keluarga. Waktu kita masih kerja, belum kena PHK mungkin tidak masalah. Namun setelah tidak punya gaji tetap lagi dan mau mencoba berwiraswasta, maka  kita harus menemukan jenis usaha yang cocok yang sesuai dengan passion kita yang sesuai dengan pengetahuan dan skill kita dan yang dapat memberikan nafkah buat keluarga dan masa depan anak-anak.

MERINTIS USAHA STEAM MOTOR




Usaha steam bisa menjadi salah satu pilihan praktis untuk mengatasi keuangan kita di masa krisis. Yang penting ada konsumen. Usaha steam tidak ada istilah rugi. Yang ada untung melulu. Kita hanya menjual jasa, bukan menjual barang. Untuk mencuci sebuah motor, modal kita tidak sampai Rp. 2000,- Padahal ongkos cuci motor biasa sekarang sekitar Rp. 10.000,-  MOGE Rp 15,000,- MOGE di atas 1000 cc Rp. 20.000,-  Sehari dapat 5 motor saja sudah bisa buat dapur mengepul. Untuk saat ini usaha jasa yang paling tidak terdampak oleh krisis ekonomi. Sekarang ini bila memulai usaha warung atau dagang keliling, suasananya lagi tidak menguntungkan. Misalnya buka warung kelontong, harga barang-barang dari agen naik, tetapi harga ecerannya susah sekali naiknya, misalnya harga sabun cuci pakaian eceran Rp 1000,-, dulu belanjanya Rp 875,- per sasetnya, sekarang naik menjadi Rp 950,- Kalau keuntungannya paling tidak tetap, yaitu Rp 125,- maka kita harus menjualnya Rp 1075,- Ini kan harga yang tidak masuk akal. Orang pun tidak akan mau membeli satu saset sabun cuci seharga Rp. 1075. Dan itu sangat merepotkan. Oleh karena itu merintis usaha warung untuk saat ini kurang tepat, khususnya bagi yang bermodal mepet.